Kurikulum Wajib Pendidikan Keluarga

Dalam melaksanakan proses pendidikan terbaik bagi anak-anak, orang tua dapat memilih berbagai pihak yang menjadi sistem pendukung. Namun hendaknya setiap keluarga memiliki visi misi yang jelas dalam melaksanakan proses pendidikan ini. Visi yang jelas akan memperjelas langkah kita tentang hal apa saja yang perlu dipelajari oleh anak-anak kita serta proses pendidikan seperti apa yang perlu ditempuh oleh mereka. Visi yang jelas juga akan memantapkan langkah kita dalam memilih pihak yang akan bekerjasama dalam mendukung proses pendidikan anak-anak kita.

Pada akhirnya, proses pendidikan yang kita berikan pada anak-anak akan mengarah pada spesialisasi ilmu tertentu yang dibutuhkan mereka sebagai bekal menjalani kehidupan secara mandiri di masa yang akan datang. Namun apapun spesialisasi bidang yang akan ditempuh, apapun sistem pendukung yang terlibat dalam prosesnya, hendaknya setiap keluarga berkomitmen dalam menjalankan kurikulum pendidikan yang wajib di berikan kepada anak sebagai bekal dalam menjalankan kehidupannya. Bahkan kurikulum pendidikan ini hendaknya dijalankan orang tua sepanjang hidup anak-anaknya.

Adapun kurikulum pendidikan wajib yang perlu kita berikan adalah sbb:

  • Didiklah anak agar mengenal Tuhannya sehingga ia mengerti apa yang diinginkan Sang penciptanya terhadap dirinya
  • Didiklah anak agar mengenal Rasulnya sehingga ia tau bagaimana mengejawantahkan keinginan tuhannya terhadap dirinya.
  • Didiklah anak agar memahami agama yang merupakan pangkal dari setiap urusannya.
  • Didiklah anak agar mengetahui tujuan hidupnya, sehingga dengan atau tanpa dampingan kita ia akan selalu bergerak menuju tujuan tersebut.
  • Didiklah anak mengetahui potensi dirinya, mengetahui kemampuan dan kapasitasnya, sehingga ia dapat menjadikan hal tersebut sebagai bekal untuk meraih tujuan hidupnya.
  • Didiklah anak sampai ia menjadi manusia pembelajar sehingga dengannya ia akan menambah sendiri bekal tambahan yang dibutuhkan untuk meraih tujuan hidupnya
  • Didiklah anak sampai ia terlanjur mencintai kebaikan, sehingga apapun yang ditawarkan oleh lingkungannya, ia akan terus memilih kebaikan.
  • Jagalah fitrah kesucian anak sampai ia mampu membedakan mana yang baik dan buruk sehingga dengan atau tanpa kita ia akan senantiasa memilih jalan kebaikan dan menghindarkan keburukan
  • Didiklah anak sampai ia mampu berjalan mandiri menyusuri kehidupan meraih tujuan hidupnya.
  • Teruslah membimbing dan memantau perjalanan hidup mereka meskipun mereka sudah melewati titik dimana kita harus melepas mereka secara mandiri menjalani kehidupan.
  • Teruslah berdoa untuk kebaikan mereka sepanjang hidup kita.

Semoga ketika setiap interaksi kita dengan anak-anak bernafaskan poin-poin diatas, Allah ridho dan menghitung kita sebagai golongan orang tua yang melaksanakan perintah Q.S At-Tahrim ayat 6.
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s