Dialah Kado Terindah Pernikahan Kami

[Dari 5 Guru Kecilku – Bagian 1]

Ummi: Ali maaf ya, ummi banyak minta tolong, abis adeknya minta nyusu terus!

Ali: It’s ok ummi! That’s your priority job!

Begitulah percakapan kami disuatu siang.

Bagaimana saya tidak bersyukur, hidup dalam sebuah keluarga dimana suami dan anak-anak memberikan tempat istimewa bagi saya untuk melaksanakan tugas utama saya yang tak mampu tergantikan oleh yang lain yaitu “menyusui”. Sementara seluruh anggota keluarga bahu membahu melaksanakan tanggung jawab saya lainnya agar roda kehidupan rumah tangga tetap berjalan, minimal dengan kemandirian mereka. Saat pekerjaan yang benar-benar hanya dapat dilakukan oleh saya, harus saya kerjakan, maka anak-anak bekerja sama menjaga sang bayi agar tetap tenang saat ia terbangun. Kalau bukan karena kerjasama, mungkin saya tidak sanggup mengurus kelima anak saya sendirian di negeri paman sam.

Tentunya sebagai anak pertama, Ali mengambil peran terbesar dalam keseharian kami dalam keluarga. Dari mulai menyelesaikan semua keperluan pribadinya, menjaga, mengajar, dan mengajak main adik-adiknya, sampai membantu beberapa pekerjaan dalam rumah tangga. Sebuah kehormatan bagi saya yang telah dipilih oleh Allah untuk menjadi ibunya, meski ia tidak terlahir dari rahim saya.

11 tahun yang lalu, seorang wanita istimewa dipilih Allah untuk melahirkan Ali. Namun karena kasih sayangNya, Allah lebih memilih untuk mengambil beliau di usia muda, dengan terlebih dahulu menggugurkan dosanya melalui sakit kanker yang dialami beliau. Dan karena kasih sayangNya pula, Allah memberikan kesempatan beliau untuk memiliki simpanan berupa seorang anak yang terlahir beberapa hari sebelum akhir usianya. Sebuah simpanan yang insya Allah akan terus menambah pundi-pundi amal ibadahnya di akhirat kelak. Sungguh begitu beruntungnya beliau, meninggal dengan membawa keimanan Islam, serta memiliki simpanan berupa seorang anak yang cerdas istimewa yang Allah genggam hatinya agar selalu dipenuhi dengan kasih sayang dan kebijaksanaan.

7.5 tahun lalu, bersama Ali saya memulai sebuah perjalanan hidup baru. Bersama Ali saya terus belajar menjadi seorang ibu. Meski tidak mudah di awal, kini hari demi hari, rasa syukur memilikinya selalu tumbuh. Bahkan sampai pada suatu kesimpulan bahwa Ali Allah datangkan bagi kehidupan saya, untuk membantu saya menjadikan adik-adiknya semakin istimewa sepertinya. Kemudahan saya mengurus adik-adiknya justru karena keberadaan Ali. Ali teladan dalam keluarga. Ali inspirasi bagi adik-adiknya. Ali pemimpin, penjaga, dan guru bagi adik-adiknya. Kalau tidak karena ada Ali, kehidupan kami saat ini tidak akan seperti ini. Ali adalah kado terindah dalam pernikahan kami.

Dalam hati Ali, ada sebuah ruang istimewa bagi ibu yang melahirkannya. Sebuah ruang yang berisi rasa cinta dan baktinya meski Ali tak lama bertemu. Sebuah ruang yang hanya mampu diisi dengan mempersembahkan amalan terbaiknya sebagai seorang anak sholih.

Dalam mendidik Ali, ada masa-masa dimana saya sedang begitu kecewa terhadap perilakunya. Ketika muncul saat-saat sulit dalam menasihati dan meluruskan perilaku Ali, terkadang saya mengingatkan kembali sosok sang ibu. “Ali, seandainya mamah Ali masih ada, ia pasti akan berharap sama seperti ummi” tak lama kemudian Ali bersimbah air mata, menangis sambil memeluk foto ibunda. Lalu meminta maaf pada saya dan berjanji memperbaiki kesalahannya. Mengingatkan bahwa Ali adalah satu-satunya simpanan ibundanya didunia adalah cara terakhir yang paling ampuh jika sekian cara menasihati telah dilalui.

Hari ini ia genap 11 tahun. Pertemuan saya dengan Ali menjadikan saya untuk selalu ingat bahwa kematian itu akan datang kapan saja tanpa disangka, dan sebaik-baik simpanan adalah anak-anak yang sholih. Terimakasih Allah, karena telah menghadirkan Ali dalam cuplikan kisah hidup saya. Selamat hari lahir permataku….

San Jose, California 10 Juli 2014

Kiki Barkiah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s